Polresta Surakarta Gelar Rekonstruksi Penembakan Mobil Bos Duniatex Group

Disetrap.com– Pagi ini Polresta Surakarta menggelar rekonstruksi perkara tindak pidana penembakan Mobil Toyota Alphard  di jalan Monginsidi, Banjarsari, Solo Kamis (28/01/2021).

Korban penembakan adalah Indriati (72) merupakan istri Sugeng Hartono, pendiri Duniatex. Sedangkan pelaku penembakan adalah berinisial LJ (72) yang merupakan adik ipar korban.

Pelaksanaan rekonstruksi yang digelar kali ini dipimpin Iptu Raya Sumirang. Menghadirkan korban dan saksi. Ada beberapa adegan yang dipraktikkan oleh tersangka di rumah kosong yang berlokasi di Jl. Monginsidi, Banjarsari, Solo tepatnya di sebelah timur kantor advokat kenamaan kota Solo Dr. Muhammad Taufiq, yakni  MT&P Law Firm. Salah satu adegan yang diperagakan yakni penembakan yang mengarah ke mobil Toyota Alphard yang ditumpangi korban.

Selain itu dalam rekonstruksi juga diketahui bahwa terdapat sopir pelaku yang diduga sudah stand bye di rumah lokasi penembakan tersebut. Sehingga setelah kejadian penembakan tersebut mobil yang ditumpangi oleh korban melaju ke arah barat sedangkan mobil pelaku bersama istri dan sopirnya melaju ke arah timur.

Seperti diketahui penembakan terjadi pada hari Rabu (2/12/2020) sekitar pukul 12.20 WIB terhadap korban dan saksi KR (42) sopir yang mengendarai mobil Toyota Alphard.

Awalnya korban I bersama sopirnya sedang keluar dari rumah untuk makan siang, kemudian pelaku LJ (72) bersama istrinya tiba-tiba menghentikan mobil korban dan masuk ke dalam mobil.

Selanjutnya mereka lalu menuju rumah sarang walet milik tersangka di Jalan Monginsidi.

Setiba di lokasi, pelaku kemudian turun dari mobil. Pelaku juga sempat mengajak korban korban untuk  turun. Namun korban menolak. Sang sopir korban yang melihat adanya gelagat tidak baik dari pelaku setelah penolakan tersebut langsung berusaha untuk memutar balik mobil tersebut.

Saat memutar balik dan mencoba meninggalkan lokasi, pelaku yang sudah turun dari mobil langsung melepaskan 8 (delapan) kali tembakan kearah mobil korban yang diketahui menggunakan senjata jenis walther kaliber 22  ke arah mobil korban.

Dalam aksi tersebut motif penembakan diduga karena masalah bisnis antar keluarga. Dengan kejadian tersebut tidak ditemukan adanya korban karena tembakan pelaku meleset sehingga hanya mengenai beberapa bagian mobil korban.[]

Tinggalkan Komentar