DISETRAP

Pusat Informasi Hukum

PRABOWO TERLALU PEDE MENGIRA ERDOGAN TIDAK WALKOUT KETIKA DIRINYA BERPIDATO

Dr. Muhammad Taufiq, S.H., M.H. menanggapi peristiwa walkout dari Presiden Turki, Reccep Tayyip Erdogan yang meninggalkan ruangan ketika Presiden Prabowo Subianto melakukan speech dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 Developing Eight G-8 di Mesir Kamis (19/12/2024).

Dalam Pertemuan tersebut, Prabowo membicarakan mengenai perdamaian dan solusi atas konflik yang terjadi di Palestina. Presiden Prabowo menguraikan kritik dan solusi atas konflik yang menimpa Negara Palestina dalam penjajahan yang dilakukan oleh Israel. Reccep Tayyip Erdogan beranjak dari kursi dan meninggalkan ruangan.

Video yang menunjukkan Erdogan meninggalkan ruangan saat Prabowo berpidato menjadi viral di media sosial, memicu berbagai spekulasi dan interpretasi. Beberapa pihak menilai tindakan tersebut sebagai bentuk ketidaksepakatan, sementara yang lain menganggapnya sebagai hal yang lumrah dalam pertemuan internasional.

Adapun saat itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya solidaritas di antara negara-negara Muslim untuk mengatasi konflik internal yang berdampak pada perjuangan Palestina.

Dr. Muhammad Taufiq, S.H., M.H. dalam akun tiktoknya @Advokat_progresif mengomentari bahwa klarifikasi yang dilontarkan oleh Mayor Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet mengada-ada dan menunjukkan bahwa diplomasi Internasional dari Rezim Prabowo yang terlalu over-condidence atau terlalu pede dalam menanggapi perlakuan Erdogan. Hal ini berbanding terbalik dengan rezim Jokowi yang justru under-confidence atau kurang percaya diri karena tidak menguasai Bahasa Inggris.

Dr. Muhammad Taufiq, S.H., M.H. juga menanggapi perekrutan Kabinet Prabowo yang tidak memilih orang-orang yang memiliki kapasitas dalam Diplomasi Internasional dan Hubungan Internasional. Sugiono, yang digadang-gadang memiliki kualitas yang baik seperti Retno Marsudi. Ternyata tidak memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik. Menurut Dr. Muhammad Taufiq, S.H., M.H. dalam akun tiktoknya @Advokat_progresif, Kualitas Sugiono jauh dari kualitas Ibu Retno Marsudi Menteri Luar Negeri sebelumnya, apalagi Dr. Marty Natalegawa, Menteri Luar Negeri asli karier Diplomat.

Tinggalkan Komentar