DISETRAP

Pusat Informasi Hukum

Menteri Kehutanan Dari Zulhas, Siti Nurbaya, Raja Juli Bertanggung Jawab Atas Banjir Bandang

Sukoharjo – 2 Desember – Advokat Kondang Dr. Muhammad Taufiq, S.H., M.H. kembali menggebu-gebu di kanal YouTube “Salam Akal Waras”. Kali ini dia menyasar keras pembalakan hutan yang menurutnya jadi biang keladi banjir bandang mematikan di Aceh, Sumatera Utara, Padang, hingga Bengkulu dalam beberapa pekan terakhir.

“Bukan musibah alam, ini murni salah manusia!” tegas Taufiq, Rabu malam (3/12/2025). Dia memperlihatkan video harimau sumatera yang sampai nyasar berenang ke kampung warga dan gajah yang terjebak banjir. “Habitatnya sudah habis, mereka ke mana lagi?”

Menurut Taufiq, undang-undang sudah jelas: pelaku perusakan lingkungan bisa dipenjara 15 tahun plus denda Rp15 miliar. Tapi dia ragu aturan itu bakal menyentuh para pejabat tinggi. Dia langsung menyebut nama Zulkifli Hasan, Siti Nurbaya Bakar, dan Raja Juli Antoni sebagai pihak yang wajib diperiksa karena pernah menandatangani izin-izin perusahaan penebang skala besar.

“Yang pakai excavator, yang angkut kayu gelondongan ribuan batang itu bukan rakyat kecil cari kayu bakar. Itu perusahaan berizin, izinnya dari mana kalau bukan dari menteri?” sindirnya.

Dia juga menyindir aksi para pejabat yang cuma datang memanggul beras, lempar mi instan dari helikopter, atau nangis-nangis di depan kamera. “Itu gaya lama, sudah 11 tahun begitu terus. Rakyat butuh solusi, bukan drama.”

Taufiq mengusulkan tiga langkah konkret:

  1. Periksa dan penjarakan semua menteri yang pernah menjabat di lingkungan hidup dan kehutanan.
  2. Cabut seluruh izin pengelolaan hutan, tak peduli masih berlaku atau tidak.
  3. Rampas aset para pelaku, pakai uangnya untuk bangun rumah korban dan tanam ulang hutan.

Di penghujung video, Taufiq mengajak penontonnya tak cuma komen atau bikin petisi. “Kalau saya turun aksi, kalau saya gugat, kalau saya lapor polisi, datang. People power itu yang kita butuhkan sekarang.”

“Lebih baik saya dicap ngomel setiap hari daripada diam melihat negara ini dirusak,” tutup Taufiq sebelum mengakhiri siarannya dengan salam khasnya.

Tinggalkan Komentar