
Disetrap.com– Persoalan Kampung Susun Bayam hingga saat ini belum menemukan titik terangnya. Warga Kampung Bayam belum bisa menempati rumah susun tersebut. Seperti dalam video yang diunggah oleh channel youtube Podcast Pedjuang.
Muhamnad Furqon selaku Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam, menjelaskan mengapa pada saat itu ia mau digusur karena saat Anies menjadi Gubernur, mereka merasa dimanusiakan.
“Kami merasa waktu sekarang ini Pak Anis menjadi Gubernur, kami nggak merasa digusur. Karena dari zamannya Sutiyoso, Fauzi Bowo, Joko Widodo, sampai Ahok sampai Jarot. Itu kami bukan dimanusiakan.” Tutur Furqon
“Karena kami sebagai petani yang di lahan ini. Jadi ada paling surat 1x24jam, 2x 24jam, 3x24jam, kalo nggak bawa bego, sudah bawa bego dibakar.” imbuhnya
Furqon bahkan menyebut Anies sempat menyambangi Kampung Bayam sebelum pembangunan dimulai dengan menyamar menjadi tukang kebersihan.
“Kalau publik nyatakan warga kampung bayam di apa, di gusur sama pak Anies itu otaknya sebelah. Salah besar” ungkapnya
Dalam pengakuannya, Furqon menyebut saat masa jabatan Anies, Dinas KPKP dikirim untuk memberikan ilmu dan pelatihan pertanian.
Namun sayangnya, saat masa jabatan Anies habis dan digantikan oleh PJ Gubernur, rumah susun kampung bayam tersebut belum bisa ditempati hingga kini. Furqon bahkan sempat menanyakan hal ini kepada PJ Gubernur, Heru Budi, tapi beliau justru mengatakan hal ini dikembalikan kepada Jakpro. Sedangkan Jakpro justru memberikan jawaban berupa menunggu keputusan dari PJ Gubernur.
Yang juga membuat kecewa, Furqon menyebut saat Pak Budi ditanyakan persoalan rumah susun ini, ia menjawab bahwa saya tidak mengetahui atas janji.
“Saya bilang saya manusia yang bodoh gitu. Janji. Ini amanah yang sudah dilakukan oleh Gubernur yang lain. Manusia dimanusiakan, nah PJ Gubernur ini lanjutkan bukannya janji melaksanakan.” Kata Furqon
“Harusnya PJ Gubernur ini ikut pak Anies juga dong, karena ini amanah loh. Kalau ngga diberikan bagaimana” tambah Furqon
Farika Nur Khotimah selaku Host juga menanyakan bagaimana jika warga kampung bayam mendatangi kantor gubernur. Menurut pengakuan Furqon, bagaikan panggang jauh dari bara. Jangankan di tanggapin, di respon saja tidak.
Dalam akhir video yang diunggah di channel youtube Podcast Pedjuang, Furqon menyampaikan harapannya.
“Cobalah Pemerintah DKI Jakarta, contohnya Gubernur yang lalu Pak Anies. Contohlah kerja beliau yang memang merakyatkan rakyat. Manusia dimanusiakan, supaya Jakarta ini makin bagus gitu, nggak makin berantakan gitu. Ya ikutilah itu. Dan jangan berubah-ubah lagi.”ungkapnya
Dr. Muhammad Taufiq yang juga Presiden Asosiasi Ahli Pidana, menyatakan bahwa itu adalah hak warga kampung bayam untuk menempati rumah susun itu.
“Rumah susun itu kan dibuat untuk warga kampung bayam, jadi sudah seharusnya mereka bisa menempatinya segera” tuturnya
Taufiq juga menyebut, Heru sebagai PJ Gubernur seharusnya bisa melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh Anies.
Tinggalkan Komentar