
Kamis (2/2/2023)
Disetrap.com-Solo. Kamis, 02 Februari 2023, pukul 11.45 WIB. Terjadi aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Keolahragaan atau FKOR dari Universitas Sebelas Maret (UNS) di depan Gedung Rektorat UNS. Mahasiswa tersebut mengajukan sejumlah tuntutan diantaranya, yang pertama agar somasi yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Majelis Wali Amanat(MWA) Universitas Sebelas Maret yang bernama Prof. Hasan Fauzi kepada Dekan Fakultas Keolahragaan itu untuk segera dicabut dan meminta maaf secara terbuka ke publik atas somasi yang dilayangkan, kemudian yang kedua mahasiswa ingin bertemu dengan Wakil Ketua MWA secara langsung untuk memberikan keterangan yang jelas atas alasan disampaikannya somasi tersebut kepada Dekan kami, sehingga terang dan jelas bagi semua pihak tentang tuduhan kebohongan publik apa yang dimaksud telah dilakukan oleh Dekan kami. Sebelumnya, Dekan FKOR yang bernama Dr. Sapta Kunta Purnama menerima somasi terkait dengan adanya dugaan pencemaran nama baik.
Ini bermula dari Dekan FKOR yang diduga melakukan pencemaran nama baik MWA melalui WhatsApp Grup Silaturahmi Dosen. Sejumlah mahasiswa juga berusaha untuk merangsek masuk ke dalam gedung rektorat untuk menemui wakil MWA guna menanyakan dan menyuruh Wakil Ketua MWA untuk mengklarifikasi terkait dengan somasi yang diterima Dekan mereka, namun mahasiswa gagal menemui Wakil Ketua MWA karena tidak ada di ruangan. Orasi-orasi pedaspun di lontarkan oleh perwakilan mahasiswa yang mengajak perang wakil MWA Prof. Hasan Fauzi yang dianggap telah menyakiti perasaan mereka.

di depan gedung Rektorat UNS, Kamis (2/2/2023).
Menanggapi hal itu, kuasa hukum MWA, Dr. Muhammad Taufiq, SH, MH, melontarkan statement berdasarkan 3 hal yang Pertama,“Demo itu bagus yang mana merupakan hak siapapun dan dijamin oleh Undang-Undang tapi yang membuat saya tidak habis mengerti demo ini tidak berurusan dengan kemahasiswaan dan tidak berurusan dengan perguruan tinggi karena somasi ini ditujukan kepada Dekan FKOR atas ucapannya di WhatsApp Grup.” Kedua, “somasi merupakan hak siapapun jadi kalau mereka mempersoalkan somasi, somasi tersebut dijawab boleh tidak dijawab juga boleh.” Ketiga “yang saya juga tidak habis mengerti kenapa bukan Dekan FKOR sendiri, gitu lho, apakah ada hak-hak yang terlanggar terhadap somasi tersebut, ini kan sangat personal sekali, dan yang sekarang terjadi ini malah jadi melebar kemana-mana, bagaimana mahasiswa bisa diorganisir seperti ini, malah istri Dekan FKOR ikut berjoget ria.” Saya sebagai Alumni UNS cooling down tidak akan menanggapi macam-macam. Ini merupakan persoalan intern FKOR dengan jajaran UNS dan Rektor silakan diselesaikan. Saya dulu juga mantan demonstran yang saya demo hal-hal yang tidak benar di UNS misalkan, Menwa yang arogan karena memukul dosen FH, SPP, dan sebagainya dan bukan demo masalah personal seperti ini. Dan perlu diketahui MWA itu adalah Institusi kenapa yang diteriaki itu Wakil Ketua, kenapa bukan Ketua MWA? Apa karena Ketua MWA adalah Marsekal(Purn.) Hadi Tjahjanto. S.I.P. yang merupakan mantan Panglima TNI?.” pungkasnya.
Tinggalkan Komentar