DISETRAP

Pusat Informasi Hukum

PRE EMPTIVE STRIKE JADI COUNTER ATTACK LAWAN

Disetrap.com- (14/01) Menjadi hari yang paling dinanti-nantikan bagi masyarakat Indonesia. Pesta demokrasi yang berlangsung setiap 5 tahun sekali ini berlangsung serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam pemilihan umum (pemilu) ini yang menjadi sorotan adalah siapa nantinya yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2024-2029.

Hitung cepat atau quick count Pilpres 2024 yang tengah berlangsung saat ini menunjukkan paslon 02 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka unggul sementara.

Dikutip dari akun tiktok @mtplf, Dr. Muhamnad Taufiq, S.H., M.H., menyebut bahwa strategi yang dimainkan oleh quick count adalah pre emptive strike.

“Strateginya adalah pre emptive strike. Jadi membuat mental lawan itu jatuh. Sayangnya, baik 03 dan terutama 01 tidak mengimbangi dengan melakukan pre emptive strike juga. Artinya mereka harusnya merilis seberapa besar perolehan dari 01.” Tuturnya

Taufiq yang merupakan Dosen FH UNISSULA menghimbau agar strategi tersebut dilakukan Tim Hukum AMIN. Sebab menurutnya Tim Hukum AMIN bukanlah tim yang tangguh.

“Lebih penting sebenarnya adalah suara riil dari paslon itu dari timsesnya terutana tim ITnya itu harus dirilis. Itulah yang disebut strategi pre emptive strike. Jadi memukul lawan juga dengan angka” jelas Taufiq dalam video yang diunggah di akun tiktok @mtplf

Taufiq mengaskan agar Tim AMIN segera merilis perolehan dari masing -masing saksi di TPA seluruh Indonesia dan itu diumumkan. Jika paslon 01 segera merilis angka internal, ini akan membangkitkan moral dan kecurangan-kecurangan yang terjadi menjadi sebuah legitimasi bahwa angka real tim paslon 01 tidak sama dengan quick count tidak sama dengan kawalpemilu.org

Tinggalkan Komentar