
Disetrap.com- Ratusan orang berunjuk rasa menolak hasil pemilu 2024 di depan Balaikota Surakarta, Jumat 1 Maret 2024, peserta aksi berasal dari berbagai elemen masyarakat diantaranya Aliansi Rakyat Soloraya, Solo Leader Forum, Mahasiswa, Ormas Islam hingga gerakan laskar Islam di Solo.
Mereka menilai Pemilu 2024 merupakan politik yang tidak fair banyak kecurangan, selain menolak hasil pemilu mereka juga mendukung hak angket, Diskualifikasi 02, amputasi anak haram Konsitusi Indonesia dan memakzulkan Jokowi.
Aksi unjuk rasa kemudian diwarnai dengan orasi yang dilakukan secara bergantian dan pembentangan berbagai spanduk bertuliskan penolakan terhadap pelaksanaan Pemilu 2024 yang ditenggarai ada kecurangan.
Seperti Orasi yang di sampaikan oleh Presiden Asosiasi Ahli Pidana Indonesia (AAPI), Dr. Muhammad Taufiq, SH, MH., dalam video yang diunggahnya di akun tiktok @mtplf_ “Jika Negara Ini Di Kelola Orang Baik Maka Polisi dan Tentara Akan Ikut Baik, Kalau Sekarang ini Di Kelola Pejabat Jelek Karena Pemimpinnya Memang Jelek”
Pendiri ormas Mega Bintang Mudrick Sangidu yang juga ada dalam akun tiktok @mtplf_ tersebut menyebutkan “siapapun yang menciptakan ketidakadilan termasuk Jokowi harus ditangkap dan juga diadili, kalau aparat tidak bisa mengadili, rakyat yang harus mengadili. Tangkap Jokowi. Tangkap Ketua MK, Tangkap Ketua KPU. Demo jangan hari ini saja, harus berjilid-jilid, “ ungkapnya.
Aksi massa berakhir pada pukul 16.15 WIB setelah mereka membubarkan diri dan meninggalkan depan Balai Kota tersebut.
Tinggalkan Komentar