
Sumber Foto: detik.com
Dikutip TV ONE online, Aliansi elemen masyarakat Surakarta yang turut dihadiri DR. Muhammad Taufiq S.H., M.H. , Jawa tengah, menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Solo pada Rabu, 6 November siang. Dalam aksi tersebut masa mendesak mantan Presiden Jokowi diadili. Meraka menilai bahwa sepuluh tahun kepemimpinan Jokowi telah membawa Indonesia menuju kebangkrutan dengan meningkatnya hutang negara yang harus ditanggung rakyat. Kekuasaan yang saling mempengaruhi dan penegakkan hukum yang condong dan berpihak pada modernitas.
Aksi ini diiukuti berbagai kelompok masyarakat, termasuk Forum Relawan Demokrasi, Mega Bintang, Aliansi Emak Emak Bergerak, Aliansi Rakyat Menggugat dan lainnya. Sejumlah isu yang diangkat meliputi utang negara, melemahnya demokrasi, pelanggaran HAM dan terkait dugaan KKN. Serta menuntut MPR melengserkan Gibran yang merupakan hasil Nepotisme kekuasaan dan keterlibatan akun Fufufafa yang meminta kepolisian mengusut kasus ini bukan justru terlibat dalam lingkar penguasa. Pembiaran yang sengaja atau kurang menaruh atensi yang tepat pada sistem yang belum matang
Hukuman berdasarkan tinggi rendahnya sebab akibat dengan melihat kondisi batin si pelaku. Jokowi sistem dianggap memunculkan sistem oligarki yang menghambat kemajuan dan cita cita founding fathers. Diskresi kepemimpinan dengan kroninya untuk menghindari oligarki Runtuhnya tirai keajekan dalam berpolitik kenegaraan membawa perubahan luas dimasyarakat, dalam wujud perbaikan kehidupan.
Banyaknya koruptor yang tak terdata dipengadilan rakyat, dan bila konsisten akan kebaikan akan membui tersalah. Mengadili Jokowi bisa jadi menegakkan hukum menurut aksi pendemo, serta tuntutan atas kepentingan yang mendesak atas hajat hidup orang banyak yang mengakihiri carut marut negara sehingga tertib hukum.
Tinggalkan Komentar